Home / Kegiatan MPII / Satukan Visi-Misi, MPII Gelar Rakernas

Satukan Visi-Misi, MPII Gelar Rakernas

Majlis Pemuda Islam Indonesia (MPII) mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-1, bertempat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, yang diagendakan mulai hari Jumat, 3 November hingga Minggu 5 November 2017.

“Tujuan dari Rakernas ini adalah ingin menyatukan langkah, melakukan konsolidasi terhadap kalangan-kalangan pemuda Islam yang di satu sisi memiliki kemampuan narasi keagamaan yang cukup maksimal dan mumpuni. Dan, mempunyai semangat untuk mengintegrasikan antara semangat keagamaan dengan semangat kebangsaan,” ungkap Arif Fahruddin, Wakil Ketua Umum MPII, saat dimintai tanggapannya oleh awak media, di Gedung Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (4/11/2017).

Lebih lanjut Arif memaparkan bahwa dari dua elemen antara keagamaan dan kebangsaan, kalau dari MPII tidak kuat maka akan rentan untuk dipolitisir. Karena di Indonesia ini ada beberapa tipe orang dalam menilai keagamaan dan kebangsaan.

Ada orang yang memperjuangkan agama, tetapi sayangnya dengan memusuhi Pancasila, seolah-olah Pancasila itu tidak agamis. Sebaliknya ada orang yang saking cintanya kepada kebangsaan, dia menyingkirkan peran agama, seolah-olah agama itu menjadi faktor penghambat.

“Hal inilah yang menjadi keprihatinan kami, bahwa distegrasi pemisahan antara kebangsaan dengan keagamaan ini tidak boleh terjadi. Karena meskipun negara kita ini bukan negara agama, tetapi bukan juga negara sekuler,” tegas Arif.

Majlis Pemuda Islam Indonesia (MPII), lanjut Arif, menilai bahwa negara kita ini sebagai negara yang religius, negara yang agamis, bukan negara agama. Kenapa? Karena seluruh komponen pendiri bangsa kita sudah berkomitmen bahwa mendirikan NKRI ini, tidak bisa lepas dari nilai-nilai keagamaan yang hidup di Indonesia.

“Tujuan utama dari Rakernas ini adalah, kita ingin melakukan konsolidasi ke semua ormas pemuda Islam lintas  ormas. Kita bergerak bersama, kita bergerak untuk memperkuat bangunan ini agar negara kita dan agama kita mampu memberikan kontribusi yang positif bagi terwujudnya kehidupan beragama dan bangsa,” tutur Arif.

Kalau misalkan agama dan kebangsaan tidak pernah akur, lanjutnya, jangan harap Islam bisa berkontribusi positif dan produktif bagi perkembangan zaman yang semakin cepat.

Maka Arif menekankan, Rakernas ini sebagai media penyatuan visi misi. Jadi ketika acara ini sudah selesai, kemudian  pulang ke wilayah masing-masing, bisa mendeglarasikan, mengimplementasikan, dan mengaktualisasikan, sesuai dengan tantangan dan peluang di wilayah masing-masing.

“Satu kata kuncinya, ketika kembali ke wilayah masing-masing terus memperjuangkan integrasi dan dimensi keagamaan, kebangsaan, dan nasionalalisme, menjadi satu bangunan yang tidak bisa dipisahkan,” tutup Arif mengakhiri perbincangan.

Acara Rakernas tersebut dihadiri oleh beberapa perwakilan wilayah, perwakilan Kemenpora, Drs. Sanusi M.H. (Asdep organisasi kepemudaan dan pengawasan kepemudaan), W. Sigit Pujianto, S.H., M.H. (Staf Ahli Mendagri), Rofiqul Umam Ahmad (Wakil Sekjen MUI Pusat Bidang Hukum dan Perundang-undangan), dan tamu undangan lainnya.

About ADMIN MPII

Check Also

Rakernas Majlis Pemuda Islam (MPII) Ke-1

Rakernas Majlis Pemuda Islam (MPII) Ke-1, Bertempat di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Jumat-Ahad, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *